aQ hanYa Bisa Menangis.....
kuingat Lagi
Menangis Lagi.............
Kubayangkan lagi
Trus Menangis...............
Lagi........lagi............
kemudian Q mulai merasakan desiran angin lembut menerpa rambut panjangQ...menyentuhku dengan lembut dan sejuk...Q merasakannya Hingga Q lupa berapa banyak air mata yang mengalir...
sekali lagi aQ menangis...terisak2...angin terlalu baik padaku... jangan 'rayu' aQ lagi...
rerumputan mulai bergoyang2.. melihatkan tarian indahnya...menyemarakan suaranya bersama desiran angin... nadanya seakan2 mengajariku bernyanyi dan mengajakq ikut serta...
aq mulai melipat LututQ.. kubenamkan kepalaQ di atas lututQ..dan menunduk.. sepertinya angin sudah lelah merayu.. ia tak berhasil menghentikan airmataQ...
Lagi2 aq Menangis....
kemudian senja menyapaQ... mengingatkanQ, malam akan menyambutQ.. langit merahnya memaksa Q untuk mengangkatkan kepalaQ...terlalu berat Q memaksakan hatiq bahwa langit juga mencoba meredakan tangisQ, memperlihatkan keindahannya...
tangisQ.. mereda sedikiT... aq mulai sadar ALAM mulai menghiburQ... mencoba memberikan hembusan nafasx...
mereka kiriman Allah untuk menghiburQ... taPi angin, rumpUt, senja,, dan Malam... aq tak bisa bertahan....aq terlalu naif untuk mengingat mengapa aq harus menangis... terLalu NAIF...
aq terliHat terlalu lemah,,, tapi q hanya manusia biasa.... kini bendungan Q tak bisa aq tahan lagi...
Ya... dari kecil q di ajarkan oleh Allah untuk bersabar... Dia sangat sayang padaku... tapi kali ini sepertinya Allah mengatakan tak apa menangis...
untuk masalah ini.... cukup Engkau ya Allah mengetahuinya... biarlah orang tau garis besarnya saJa... biar sajalah hanya Engkau Yang Tahu ya Allah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar