Senin, 14 Maret 2011

Urgensi Tarbiyah...

TARBIYAH...

Ketika kata besar ini mulai menyelimuti hati dan jalur dakwah mulai berkobar dan memberikan jalannya... apa selanjutnya yang akan saia tempuh? bagaimana mengawalinya?

Saia menyelami tarbiyah mulai dari 2006 sampai sekarang. Tetapi, kemajuan apa yang saia dapat? Apakah niat awal masih berkecambuk di hati yaitu hanya sekedar memperbaiki diri, perbaikan pelan namum pasti. Kemudian siap untuk mulai membagi ilmu yang didapatkan selama ini.

Saia teringat perkataan salah satu motivator dan penyemangat bagi saya... bahwa jalan dakwah itu banyak. Tidak harus kita kekeh memakai cara A namun dalam lingkungan tertentu, orang-orang muslim tidak bisa memakai cara A. Masih banyak cara lainnya. B-Z akan menanti. Ketika iman mulai naik turun apa salahnya kita merefersh kembali pikiran kita pada lingkungan luar... dengan cara bersilahturahim di jalan tarbiyah.

Saia lebih senang menyebutnya LIQO atau halaqah. Ketika saia berjalan sendiri ketika itu pula saia merindukan silahturahim teman-teman muslimah saia. Ketika saia sendiri datang dan saia mulai lesu karena hanya saia yang hadir, murobbi saia mulai memberikan semangat dan memberikan gambaran bahwa kita tidak sendiri di majelis ini. Banyak malaikat-malaikat di sekililing kita. Subhanallah.

Bagaimana ia pula menggambarkan seorang abu dzar al-qhifari... orang sederhana yang ketika sendiri tetapi Allah memilihkan jalan dan memutuskan ia ikut serta dalam membantu Rasulullah berperang. Begitu cintanya Abu Dzar kepada Allah... Mendengar siroh ini, saia mulai merasakan 'saia nggak sendiri'. Jalan dakwah begitu terjal. Bisa dikatakan tidak mudah dan tidak ada yang enak. Penuh duri, tanjakan dan perlu keikhlasan waktu, pikiran, otak, hati, fisik, maupun finansial.

Tetapi, saia akan melempar semua onak itu dengan senyummu ukhitifilah. Agar tak terasa sakit yang menusuk rasa lelah.
Saia akan menaiki tanjakan dan tikungan tajam itu dengan semangat yang kalian berikan ketika nama Allah dan Rasulullah kita sebut....

Catatan hati kecilku....

Saia mulai menikmati tarbiyah bersama murobi saia ini, menyelami satu persatu ilmu yang ia berikan tetapi ketika itu pula Allah menantang saia untuk mencari ilmu dengan orang yang berbeda, dengan cara yang berbeda tetapi jalan yang sama.... Semoga Barakah...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar